Prodi D3 Keperawatan Waikabubak Poltekkes Kemenkes Kupang Laksanakan Yudisium Angkatan VIII Tahun 2026
Waikabubak, 22 September 2026 — Program Studi D3 Keperawatan Waikabubak, Poltekkes Kemenkes Kupang, melaksanakan Yudisium Angkatan VIII Tahun 2026 pada Selasa, 22 September 2026. Sebanyak 59 peserta mengikuti prosesi yudisium yang dilaksanakan secara hybrid, yaitu melalui kombinasi kegiatan luring dan daring.

Pelaksanaan yudisium merupakan salah satu tahapan akademik penting bagi mahasiswa setelah menyelesaikan seluruh rangkaian proses pendidikan sesuai dengan ketentuan akademik yang berlaku. Yudisium menjadi momentum penetapan kelulusan mahasiswa sekaligus menandai berakhirnya proses akademik pada jenjang Diploma III Keperawatan sebelum para lulusan melanjutkan ke tahapan berikutnya.
Pelaksanaan Yudisium Angkatan VIII Prodi D3 Keperawatan Waikabubak dituangkan dalam Berita Acara Yudisium Prodi Keperawatan Waikabubak Nomor KH.07.01//F.XXIX/7933/2026. Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan khidmat. Meskipun dilaksanakan dengan mekanisme hybrid, seluruh peserta yang mengikuti kegiatan secara luring maupun daring dapat mengikuti rangkaian prosesi yudisium dengan baik.
59 Peserta Mengikuti Yudisium Angkatan VIII
Pada Yudisium Angkatan VIII Tahun 2026, Prodi D3 Keperawatan Waikabubak menetapkan sebanyak 59 peserta yudisium, yang terdiri atas 54 peserta perempuan dan 5 peserta laki-laki.
Capaian tersebut merupakan hasil dari perjalanan akademik yang telah dilalui mahasiswa selama menempuh pendidikan di Prodi D3 Keperawatan Waikabubak. Para peserta telah menyelesaikan berbagai tahapan pendidikan dan memenuhi persyaratan akademik yang ditetapkan sebelum dinyatakan mengikuti yudisium.
Selama masa pendidikan, mahasiswa mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran yang mencakup pembelajaran teori, praktikum laboratorium, praktik klinik, praktik lapangan, serta berbagai bentuk pembelajaran lainnya yang menjadi bagian dari proses pembentukan kompetensi lulusan Diploma III Keperawatan.
Yudisium tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi bagian penting dalam perjalanan akademik mahasiswa. Momentum ini menandai keberhasilan peserta dalam menyelesaikan berbagai kewajiban akademik sekaligus menjadi awal bagi para lulusan untuk mempersiapkan diri memasuki dunia profesi, melanjutkan pendidikan, serta mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama menjalani pendidikan.
Suasana penuh rasa syukur dan kebanggaan mewarnai pelaksanaan yudisium. Setelah melalui proses pendidikan yang membutuhkan kedisiplinan, ketekunan, kerja keras, tanggung jawab, serta kemampuan beradaptasi dengan berbagai tantangan pembelajaran, para peserta akhirnya mencapai salah satu tahapan penting dalam perjalanan pendidikan mereka.
Capaian Akademik Peserta Yudisium
Yudisium Angkatan VIII Tahun 2026 juga mencatatkan capaian akademik yang membanggakan. Dari keseluruhan 59 peserta yudisium, diperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) rata-rata sebesar 3,68, sementara IPK tertinggi mencapai 3,92.
Capaian tersebut menggambarkan hasil proses pembelajaran yang telah ditempuh mahasiswa melalui kegiatan teori, praktikum laboratorium, praktik klinik, praktik lapangan, serta berbagai kegiatan akademik lainnya selama masa pendidikan.
Berdasarkan predikat kelulusan, sebanyak 55 peserta berhasil memperoleh predikat Pujian, sedangkan 4 peserta memperoleh predikat Sangat Memuaskan. Dengan demikian, sekitar 93,22 persen dari seluruh peserta yudisium berhasil menyelesaikan pendidikan dengan predikat Pujian, sementara sekitar 6,78 persen memperoleh predikat Sangat Memuaskan.
Selain capaian IPK dan predikat kelulusan, persentase kelulusan tepat waktu Angkatan VIII tercatat sebesar 58,98 persen. Kelulusan tepat waktu merupakan salah satu indikator akademik yang penting dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi dan menjadi bagian dari evaluasi program studi dalam meningkatkan efektivitas proses pembelajaran dan pendampingan mahasiswa.
Data tersebut juga menjadi bahan evaluasi bagi Prodi D3 Keperawatan Waikabubak untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan akademik, pembimbingan mahasiswa, pemantauan perkembangan studi, serta berbagai strategi yang mendukung mahasiswa agar dapat menyelesaikan pendidikan sesuai dengan masa studi yang ditetapkan.
Capaian akademik para peserta merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan berbagai pihak. Selain kerja keras mahasiswa, keberhasilan tersebut didukung oleh dosen, tenaga kependidikan, pembimbing akademik, pembimbing klinik, institusi pelayanan kesehatan, lahan praktik, keluarga, serta berbagai mitra yang selama ini mendukung penyelenggaraan pendidikan di Prodi D3 Keperawatan Waikabubak.
Dilaksanakan Bersama Program Studi di Lingkungan Jurusan Keperawatan
Pelaksanaan Yudisium Angkatan VIII Prodi D3 Keperawatan Waikabubak dilaksanakan secara daring bersama dengan sejumlah program studi lainnya di lingkungan Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Kupang.
Pelaksanaan secara bersama ini menjadi bagian dari koordinasi kegiatan akademik Jurusan Keperawatan sekaligus mempertemukan peserta yudisium dari berbagai program studi dan lokasi pendidikan dalam satu rangkaian kegiatan.
Program studi dan angkatan yang mengikuti pelaksanaan yudisium bersama tersebut meliputi Prodi Pendidikan Profesi Ners Angkatan VII, Prodi Sarjana Terapan Keperawatan Kelas Reguler Angkatan VII, Prodi Sarjana Terapan Keperawatan Kelas Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Angkatan III, Prodi D3 Keperawatan Kupang Angkatan XXXII, Prodi D3 Keperawatan Waikabubak Angkatan VIII, serta Prodi D3 Keperawatan Waingapu Angkatan XX.
Meskipun peserta berasal dari program studi, angkatan, dan lokasi yang berbeda, pemanfaatan teknologi memungkinkan seluruh rangkaian kegiatan dapat diikuti secara bersama. Sementara itu, pelaksanaan secara luring di masing-masing lokasi memberikan kesempatan kepada peserta untuk tetap mengikuti prosesi yudisium secara langsung dan khidmat.
Model pelaksanaan hybrid juga mencerminkan pemanfaatan teknologi dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan akademik di lingkungan Poltekkes Kemenkes Kupang. Pemanfaatan teknologi memungkinkan kegiatan yang melibatkan beberapa program studi di lokasi berbeda tetap dapat dilaksanakan secara terintegrasi, efektif, dan terkoordinasi.
Pelaksanaan secara bersama juga menjadi momentum yang memperkuat kebersamaan di lingkungan Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Kupang. Para peserta dari berbagai program studi berada pada momentum yang sama, yakni menyelesaikan salah satu tahapan penting dalam perjalanan pendidikan mereka.
Tiga Peserta Raih Predikat Terbaik
Salah satu bagian penting dalam pelaksanaan Yudisium Angkatan VIII adalah pemberian apresiasi kepada peserta dengan capaian akademik terbaik. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap prestasi, konsistensi, kedisiplinan, serta kerja keras mahasiswa selama mengikuti proses pendidikan.

Pada Yudisium Angkatan VIII Prodi D3 Keperawatan Waikabubak Tahun 2026, predikat Terbaik I diraih oleh MANJI KENSHI RAMBU DAWI NGANA BIRU.
Selanjutnya, predikat Terbaik II diraih oleh GRECIA EFRENSIA TAMI, sedangkan predikat Terbaik III diraih oleh FEBRIANI ADE PUTRI.
Capaian ketiga peserta terbaik tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi, baik bagi sesama peserta yudisium maupun bagi mahasiswa Prodi D3 Keperawatan Waikabubak yang masih menjalani proses pendidikan.
Prestasi akademik merupakan hasil dari proses panjang yang membutuhkan komitmen untuk belajar, kemampuan beradaptasi, kedisiplinan, konsistensi, serta tanggung jawab dalam menyelesaikan setiap tahapan pendidikan. Penghargaan kepada peserta terbaik sekaligus menunjukkan komitmen Prodi D3 Keperawatan Waikabubak dalam memberikan apresiasi terhadap pencapaian mahasiswa dan mendorong terciptanya budaya akademik yang berorientasi pada peningkatan mutu.
Keberhasilan tersebut juga diharapkan tidak berhenti pada capaian akademik selama berada di bangku pendidikan. Para peserta terbaik bersama seluruh lulusan diharapkan terus mengembangkan kapasitas diri, meningkatkan kompetensi, dan menunjukkan profesionalisme ketika memasuki tahapan berikutnya.
Momentum Mengakhiri Masa Pendidikan dan Memulai Tahapan Baru
Yudisium menjadi momentum yang memiliki makna penting bagi seluruh peserta. Setelah melewati proses pembelajaran selama beberapa tahun, para peserta kini berada pada tahap transisi dari mahasiswa menuju lulusan yang akan menghadapi lingkungan profesional dan kehidupan bermasyarakat.
Perjalanan pendidikan yang telah dilalui tentunya memberikan berbagai pengalaman bagi mahasiswa. Pembelajaran di kelas memberikan landasan pengetahuan, kegiatan laboratorium memperkuat keterampilan, sedangkan praktik klinik dan lapangan memberikan pengalaman nyata dalam menerapkan kompetensi keperawatan.
Pendidikan keperawatan tidak hanya menekankan penguasaan pengetahuan dan keterampilan klinis, tetapi juga pembentukan sikap profesional, etika, komunikasi, tanggung jawab, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap pasien dan masyarakat. Kompetensi tersebut menjadi bekal penting bagi lulusan ketika memasuki dunia kerja maupun ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Sebagai lulusan pendidikan vokasi bidang keperawatan, peserta yudisium diharapkan mampu menjaga nama baik almamater, mengimplementasikan kompetensi yang telah diperoleh, terus meningkatkan kapasitas diri, serta menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme dalam setiap lingkungan tempat mereka berkarya.
Para lulusan juga diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan pelayanan kesehatan yang semakin dinamis. Transformasi digital, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan, perubahan kebutuhan masyarakat, serta tuntutan peningkatan mutu pelayanan menjadi tantangan yang membutuhkan tenaga kesehatan yang kompeten, adaptif, profesional, dan memiliki kemauan untuk terus belajar.
Komitmen Prodi D3 Keperawatan Waikabubak terhadap Mutu Lulusan
Pelaksanaan Yudisium Angkatan VIII menjadi bagian dari komitmen Prodi D3 Keperawatan Waikabubak Poltekkes Kemenkes Kupang dalam menyelenggarakan pendidikan keperawatan yang berkualitas dan menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan pelayanan kesehatan.
Proses pendidikan yang telah dilalui mahasiswa merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pengelola program studi, dosen, tenaga kependidikan, pembimbing akademik, pembimbing klinik, institusi pelayanan kesehatan, lahan praktik, mitra pendidikan, hingga berbagai pihak yang selama ini mendukung proses pembelajaran mahasiswa.
Capaian IPK rata-rata 3,68, IPK tertinggi 3,92, serta 55 peserta dengan predikat Pujian menjadi bagian dari hasil proses akademik Angkatan VIII. Di sisi lain, capaian kelulusan tepat waktu sebesar 58,98 persen menjadi data penting bagi program studi untuk terus melakukan evaluasi dan peningkatan mutu secara berkelanjutan.
Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya program studi dalam memastikan proses pendidikan berjalan secara efektif, mulai dari tahap penerimaan mahasiswa, proses pembelajaran, pembimbingan akademik, kegiatan praktik, penyelesaian tugas akademik, hingga penyelesaian studi mahasiswa.
Keberhasilan mahasiswa menyelesaikan pendidikan juga tidak terlepas dari dukungan keluarga dan orang tua yang terus memberikan motivasi selama proses pendidikan. Oleh karena itu, keberhasilan yang ditandai melalui pelaksanaan yudisium menjadi capaian bersama yang patut disyukuri.
Bagi Prodi D3 Keperawatan Waikabubak, kelulusan mahasiswa bukan merupakan akhir dari proses pembinaan. Para lulusan selanjutnya diharapkan tetap membangun hubungan dengan almamater serta menjadi bagian dari jejaring alumni yang dapat berkontribusi terhadap pengembangan institusi dan pelayanan kesehatan di masyarakat.
Siap Mengabdi kepada Masyarakat
Dengan terlaksananya Yudisium Angkatan VIII pada 22 September 2026, sebanyak 59 peserta Prodi D3 Keperawatan Waikabubak telah mencapai salah satu tonggak penting dalam perjalanan pendidikan mereka.
Yudisium ini menjadi penanda keberhasilan mahasiswa setelah melalui rangkaian pendidikan, pembelajaran, praktikum, praktik klinik, praktik lapangan, serta berbagai proses akademik lainnya. Namun, berakhirnya masa pendidikan pada jenjang Diploma III juga menjadi awal dari tanggung jawab baru sebagai lulusan bidang keperawatan.
Bekal ilmu pengetahuan, keterampilan, pengalaman praktik, serta nilai-nilai profesional yang diperoleh selama menjalani pendidikan diharapkan dapat menjadi dasar bagi para lulusan untuk melanjutkan perjalanan pada tahap berikutnya.
Prodi D3 Keperawatan Waikabubak berharap para lulusan dapat terus mengembangkan kompetensi, menjaga integritas dan etika profesi, serta memberikan kontribusi positif dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat di mana pun mereka nantinya bertugas dan mengabdikan diri.
Para lulusan juga diharapkan tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan. Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan pelayanan kesehatan membutuhkan tenaga keperawatan yang senantiasa memperbarui pengetahuan dan keterampilannya. Semangat belajar sepanjang hayat menjadi bagian penting untuk menjaga kompetensi dan profesionalisme dalam menghadapi perkembangan dunia kesehatan.
Pelaksanaan Yudisium Angkatan VIII yang berlangsung secara hybrid, tertib, lancar, dan khidmat tersebut sekaligus menjadi momentum penuh kebanggaan bagi seluruh sivitas akademika Prodi D3 Keperawatan Waikabubak. Di balik berakhirnya perjalanan sebagai mahasiswa, terbuka perjalanan baru yang membawa tanggung jawab lebih besar untuk menerapkan ilmu, keterampilan, dan kompetensi bagi masyarakat.
Selamat kepada seluruh peserta Yudisium Angkatan VIII Prodi D3 Keperawatan Waikabubak Tahun 2026. Selamat atas keberhasilan menyelesaikan proses pendidikan. Semoga ilmu, pengalaman, keterampilan, serta kompetensi yang telah diperoleh menjadi bekal untuk terus berkarya, mengabdi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.