Prodi D3 Keperawatan Waikabubak Gelar PISOMA Nasional 2026, Ajang Sportivitas, Kreativitas, dan Prestasi Pelajar-Mahasiswa se-Sumba

Waikabubak, 28 September 2026 – Program Studi D-III Keperawatan Waikabubak Poltekkes Kemenkes Kupang menyelenggarakan Pembukaan PISOMA Nasional 2026 pada Senin, 28 September 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Futsal Prodi D-III Keperawatan Waikabubak tersebut dimulai pada pukul 08.00 WITA dan menjadi momentum untuk membangun semangat sportivitas, kreativitas, kebersamaan, serta prestasi di kalangan pelajar, mahasiswa, dan alumni.
PISOMA Nasional 2026 menjadi salah satu kegiatan kemahasiswaan yang menghadirkan ruang kompetisi sekaligus silaturahmi antarpelajar dan mahasiswa. Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada olahraga, tetapi juga mencakup bidang seni, kreativitas, edukasi, dan kemampuan akademik. Dengan cakupan tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk menunjukkan bakat dan kemampuan terbaiknya sesuai bidang masing-masing.

Pembukaan PISOMA Nasional 2026 dilakukan secara resmi oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Kupang, Maria Hilaria, S.Si., S.Farm., Apt., M.Si., bersama Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Margareta Teli, S.Kep., Ns., M.Sc.PH., Ph.D. Kehadiran pimpinan Poltekkes Kemenkes Kupang menjadi bentuk dukungan institusi terhadap pengembangan kegiatan kemahasiswaan serta pembinaan minat, bakat, kreativitas, dan prestasi generasi muda.

Penyelenggaraan PISOMA Nasional 2026 terasa semakin istimewa karena melibatkan peserta dari berbagai sekolah menengah, perguruan tinggi, serta institusi pendidikan di wilayah Sumba. Pertemuan antarpeserta dari berbagai institusi tersebut diharapkan tidak hanya melahirkan kompetisi yang berkualitas, tetapi juga membuka ruang interaksi, persahabatan, pertukaran pengalaman, dan penguatan jejaring antarpelajar dan mahasiswa.
Delapan Cabang Lomba
PISOMA Nasional 2026 mempertandingkan dan memperlombakan delapan jenis lomba, yaitu Futsal Putra, Futsal Putri, Solo Vokal, Duet Vokal, Tari Kreasi, Poster Edukasi secara online, Video Edukasi secara online, serta Debat Bahasa Inggris tingkat SMA.
Keberagaman jenis lomba tersebut menjadi salah satu karakter PISOMA Nasional 2026. Cabang futsal menjadi wadah bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan olahraga, kekompakan, strategi, disiplin, dan sportivitas. Sementara itu, Solo Vokal, Duet Vokal, dan Tari Kreasi memberikan ruang bagi peserta untuk menampilkan kemampuan dan kreativitas dalam bidang seni.
Pada bidang edukasi dan kreativitas digital, Poster Edukasi dan Video Edukasi dilaksanakan secara online. Kedua cabang tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengembangkan kemampuan menyampaikan pesan-pesan edukatif melalui media visual dan audiovisual yang kreatif serta relevan dengan perkembangan teknologi informasi.
Sementara itu, Debat Bahasa Inggris tingkat SMA menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengasah kemampuan berbahasa Inggris, berpikir kritis, menyusun argumentasi, menyampaikan gagasan secara sistematis, serta merespons berbagai pandangan dalam suasana kompetisi yang sehat dan akademis.
Dengan menggabungkan olahraga, seni, edukasi, teknologi, dan kemampuan berbahasa, PISOMA Nasional 2026 diharapkan mampu memberikan ruang yang lebih luas bagi peserta dengan beragam potensi. Prestasi tidak hanya dilihat dari kemampuan fisik, tetapi juga kreativitas, komunikasi, kerja sama, kemampuan berpikir kritis, serta keberanian menampilkan kemampuan terbaik.

Diikuti 18 Sekolah dan Perguruan Tinggi
Antusiasme terhadap PISOMA Nasional 2026 terlihat dari keterlibatan berbagai sekolah dan perguruan tinggi. Sebanyak 18 institusi pendidikan tercatat mengikuti kegiatan, yaitu:
- Universitas Katolik Weetabula
- SMKN 2 Loli
- SMAK Sint Pieter
- SMA Kristen Waikabubak
- SMA Santo Thomas Weetabula
- MAN Sumba Barat
- SMAN 1 Waikabubak
- Poltekkes Bakti Sumba
- SMK Wewewa Barat
- SMAN 1 Wanukaka
- SMA Kristen Weekarou
- SMTK Bethel Waikabubak
- SMAN 1 Wewewa Timur
- SMAN 1 Umbu Ratu Nggay Barat
- Akademi Pariwisata Weetabula
- Poltekkes Kemenkes Kupang Prodi D-III Keperawatan Waingapu
- SMAN 1 Weetabula
- Poltekkes Kemenkes Kupang Prodi D-III Keperawatan Waikabubak
Kehadiran peserta dari 18 institusi tersebut memperlihatkan bahwa PISOMA Nasional 2026 menjadi ajang yang mampu mempertemukan berbagai unsur pendidikan. Peserta tidak hanya datang untuk berkompetisi, tetapi juga membawa identitas, semangat, kreativitas, serta potensi terbaik dari sekolah dan perguruan tinggi masing-masing.
Bagi Prodi D-III Keperawatan Waikabubak, keterlibatan sekolah dan perguruan tinggi tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan kelembagaan dan membangun komunikasi yang lebih luas dengan institusi pendidikan di Sumba. Interaksi yang terbangun melalui kegiatan kemahasiswaan diharapkan dapat menjadi modal positif bagi terciptanya berbagai bentuk kolaborasi dan kegiatan bersama pada masa mendatang.

Lebih dari Sekadar Kompetisi
PISOMA Nasional 2026 tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan untuk menentukan pemenang. Di balik setiap pertandingan dan perlombaan terdapat nilai-nilai yang ingin dibangun, mulai dari kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, keberanian, kreativitas, komunikasi, hingga kemampuan menghargai orang lain.
Dalam pertandingan olahraga, peserta dituntut untuk bekerja sama dan menaati aturan pertandingan. Dalam perlombaan seni, peserta diberikan ruang untuk mengekspresikan kreativitas dan kemampuan. Sementara melalui lomba edukasi dan debat, peserta ditantang untuk mengembangkan gagasan, kemampuan komunikasi, literasi digital, serta daya pikir kritis.
Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam proses pendidikan generasi muda. Bagi mahasiswa kesehatan khususnya, kemampuan akademik dan profesional perlu berjalan beriringan dengan kemampuan berkomunikasi, bekerja dalam tim, menjaga kesehatan, memiliki kedisiplinan, serta membangun hubungan sosial yang baik.
Keterlibatan mahasiswa tingkat I, II, dan III serta alumni tahun 2026 juga menjadikan kegiatan ini sebagai momentum mempererat hubungan antargenerasi di lingkungan Prodi D-III Keperawatan Waikabubak. Alumni tetap menjadi bagian dari keluarga besar program studi dan diharapkan terus memiliki hubungan yang kuat dengan almamater.
Penyelenggaraan PISOMA Nasional 2026 sekaligus menunjukkan komitmen Prodi D-III Keperawatan Waikabubak untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aktif dan dinamis. Mahasiswa tidak hanya diberikan kesempatan berkembang melalui perkuliahan, praktikum laboratorium dan praktik klinik, tetapi juga melalui berbagai kegiatan nonakademik yang mendukung pembentukan karakter dan pengembangan soft skills.
Melalui kegiatan yang mempertemukan pelajar SMA/SMK/MA, mahasiswa, dan alumni ini, PISOMA Nasional 2026 diharapkan dapat menjadi ruang untuk membangun persahabatan dan memperkuat persaudaraan di antara generasi muda dari berbagai wilayah di Sumba. Kompetisi diharapkan berlangsung dengan semangat fair play, saling menghargai, serta tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama seluruh rangkaian kegiatan.
Prodi D-III Keperawatan Waikabubak berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan PISOMA Nasional 2026 sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus memperoleh pengalaman baru. Menang dan kalah merupakan bagian dari sebuah kompetisi, sedangkan pengalaman, persahabatan, keberanian untuk berkompetisi, dan semangat untuk terus berkembang merupakan nilai penting yang dapat dibawa setelah kegiatan berakhir.
Dengan mengusung semangat “Sportif, Sehat, Bersama Membangun Prestasi”, PISOMA Nasional 2026 diharapkan berlangsung aman, lancar, tertib, meriah, dan penuh kebersamaan. Seluruh peserta diharapkan menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan setiap cabang perlombaan sebagai sarana untuk mengembangkan potensi serta membangun relasi positif dengan peserta lainnya.
Melalui penyelenggaraan PISOMA Nasional 2026, Prodi D-III Keperawatan Waikabubak Poltekkes Kemenkes Kupang terus berupaya menghadirkan kegiatan kemahasiswaan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga mampu menjadi sarana pengembangan karakter, kreativitas, kesehatan, persaudaraan, serta jejaring antarinstitusi pendidikan.
PISOMA Nasional 2026 bukan sekadar tentang siapa yang menjadi juara. PISOMA menjadi ruang untuk bertemu, berkompetisi, berkarya, membangun persahabatan, dan bersama-sama menumbuhkan generasi muda yang sehat, kreatif, sportif, serta berprestasi.
Sportif, Sehat, Bersama Membangun Prestasi!