Berikut versi berita yang lebih panjang, formal, dan cocok untuk dipublikasikan pada website resmi Program Studi D-III Keperawatan Waikabubak.
Poltekkes Bakti Sumba Kembali Percayakan Pelaksanaan UKMPDVF di CBT Center Prodi D-III Keperawatan Waikabubak
Waikabubak, 1 Agustus 2026 – Program Studi D-III Keperawatan Waikabubak, Poltekkes Kemenkes Kupang kembali dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan Uji Kompetensi Mahasiswa Program Diploma Vokasi Farmasi (UKMPDVF) bagi mahasiswa Poltekkes Bakti Sumba. Kegiatan yang diselenggarakan pada Sabtu, 1 Agustus 2026 ini berlangsung di CBT (Computer Based Test) Center Program Studi D-III Keperawatan Waikabubak dengan diikuti oleh 39 peserta, di mana seluruh peserta yang terdaftar hadir mengikuti ujian sehingga tingkat kehadiran mencapai 100 persen.
Pelaksanaan uji kompetensi ini merupakan salah satu tahapan penting yang harus dilalui oleh mahasiswa Program Diploma Vokasi Farmasi sebagai bagian dari proses penilaian terhadap capaian kompetensi sebelum memasuki dunia kerja sebagai tenaga kesehatan profesional. Melalui ujian ini, peserta diuji kemampuan pengetahuan, penalaran, serta pengambilan keputusan klinis sesuai dengan standar kompetensi yang telah ditetapkan secara nasional.
Kepercayaan yang kembali diberikan oleh Poltekkes Bakti Sumba kepada Program Studi D-III Keperawatan Waikabubak bukanlah tanpa alasan. Selama beberapa tahun terakhir, CBT Center Prodi D-III Keperawatan Waikabubak telah beberapa kali menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan uji kompetensi bagi institusi mitra. Pengalaman dalam menyelenggarakan ujian berbasis komputer, didukung oleh fasilitas yang memadai serta tim pelaksana yang profesional, menjadikan CBT Center sebagai salah satu lokasi yang siap mendukung pelaksanaan ujian dengan standar mutu yang tinggi.
Sebelum pelaksanaan ujian dimulai, panitia telah melakukan berbagai persiapan secara menyeluruh. Persiapan tersebut meliputi pengecekan perangkat komputer, pengujian jaringan internet, pemeriksaan sistem aplikasi ujian, kesiapan sumber listrik, hingga simulasi pelaksanaan guna memastikan seluruh perangkat dapat berfungsi secara optimal. Langkah-langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan potensi kendala teknis sehingga peserta dapat mengerjakan soal dengan nyaman dan fokus.
Pada hari pelaksanaan, seluruh peserta hadir tepat waktu dan mengikuti setiap tahapan registrasi sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Setelah proses verifikasi identitas selesai dilakukan, peserta diarahkan memasuki ruang ujian sesuai pembagian tempat duduk. Pengawas memberikan pengarahan mengenai tata tertib ujian, mekanisme penggunaan sistem CBT, serta berbagai ketentuan yang harus dipatuhi selama pelaksanaan berlangsung.
Selama ujian berlangsung, seluruh peserta menunjukkan sikap disiplin dan mematuhi seluruh aturan yang berlaku. Tim pengawas dan panitia senantiasa melakukan pemantauan terhadap jalannya ujian untuk memastikan setiap proses berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur. Koordinasi yang baik antara panitia penyelenggara, pengawas, teknisi, dan seluruh unsur pendukung menjadi salah satu faktor utama yang mendukung kelancaran kegiatan.
Berkat persiapan yang matang serta kerja sama seluruh pihak, pelaksanaan UKMPDVF di CBT Center Program Studi D-III Keperawatan Waikabubak berjalan lancar, aman, tertib, dan kondusif. Selama proses ujian tidak ditemukan kendala teknis yang berarti sehingga seluruh peserta dapat menyelesaikan ujian sesuai waktu yang telah ditentukan.
Pelaksanaan UKMPDVF ini juga menjadi bukti nyata terjalinnya hubungan kemitraan yang baik antara Poltekkes Kemenkes Kupang dengan Poltekkes Bakti Sumba. Kolaborasi yang telah berlangsung dalam beberapa kali penyelenggaraan uji kompetensi menunjukkan adanya komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan tenaga kesehatan melalui pemanfaatan fasilitas dan sumber daya yang dimiliki masing-masing institusi.
Sinergi antarinstitusi pendidikan kesehatan seperti ini memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan vokasi di Indonesia. Melalui kerja sama tersebut, berbagai sumber daya dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga proses akademik maupun pelaksanaan uji kompetensi dapat berlangsung lebih efektif, efisien, dan memenuhi standar nasional.
Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini sekaligus menjadi cerminan kesiapan Program Studi D-III Keperawatan Waikabubak dalam memberikan pelayanan terbaik kepada institusi mitra. Selain memiliki fasilitas CBT Center yang representatif, program studi juga terus meningkatkan kualitas pengelolaan sarana prasarana, sistem teknologi informasi, serta kompetensi sumber daya manusia agar mampu mendukung berbagai kegiatan akademik dan profesional secara berkelanjutan.
Ke depan, Program Studi D-III Keperawatan Waikabubak berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan kesehatan, baik di tingkat regional maupun nasional. Melalui kolaborasi yang berkesinambungan, diharapkan akan tercipta ekosistem pendidikan yang saling mendukung dalam menghasilkan lulusan tenaga kesehatan yang kompeten, profesional, berintegritas, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dengan suksesnya penyelenggaraan Uji Kompetensi Mahasiswa Program Diploma Vokasi Farmasi (UKMPDVF) pada 1 Agustus 2026 ini, Program Studi D-III Keperawatan Waikabubak kembali membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu pusat pelaksanaan ujian berbasis komputer yang terpercaya. Keberhasilan ini diharapkan semakin memperkuat kepercayaan institusi mitra untuk terus menjalin kerja sama dalam berbagai kegiatan akademik di masa mendatang, sekaligus menjadi kontribusi nyata Program Studi D-III Keperawatan Waikabubak dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tenaga kesehatan di Indonesia.